Gerakan Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat Manggarai Timur Melakukan Aksi Unjuk Rasa -->
POPULER

Gerakan Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat Manggarai Timur Melakukan Aksi Unjuk Rasa

Rabu, 16 September 2020, 11.34 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter


Gerakan Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat Manggarai Timur ( Gempar-Matim ) , Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menyikapi Polemik-Polemik yang Terjadi di Pertamina Khususnya SPBU Pota di Kec.Sambi Rampas, Kab. Manggarai Timur-NTT dalam hal ini "Perbaiki Sistem Pelayanan Dan Ketersediaan BBM Terbatas Di SPBU Pota".


Berdasarkan hasil Investigasi dan Advokasi kami dapat di lapangan dari Masyarakat Kec. Sambi Rampas baik itu Nelayan,Petani dan Konsumen lainnya terhadap SPBU POTA yang tidak sesuai dengan Sistem Pelayanan Dan Ketersediaan BBM Terbatas.

Pada Dasarnya Pihak SPBU POTA harus melayani Pihak Konsemen itu dengan Baik tapi kenyataannya dilapangan jauh berbeda, Para Nelayan,Petani Dan Konsumen lainnya mengeluh terhadap sistem pelayanan kurang  baik yang diberikan oleh pihak SPBU POTA.

Ahmad, selaku Jendaral Lapangan dalam aksi ini menegaskan bahwa "Pihak PT.PERTAMINA  segera mengeluarkan Teguran Keras yang dilakukan oleh SPBU POTA dalam hal ini Sistem Pelayanan Terhadap Konsumen Yang Tidak Baik".

Dan Juga Ketersediaan BBM pun menjadi Masalah di SPBU POTA. Para Nelayan, Petani dan Konsemen lainnya mengeluh terhadap SPBU POTA atas Ketersediaan BBM yang Terbatas. Ketersediaan BBM yang Terbatas mengakibatkan Pemberhentian Pencarian Hidup baik itu Nelayan, Petani dan Konsumen Lainnya.Ironisnya Permasalahan Ketersediaan BBM pun bukan hanya satu kali terjadi tetapi Ketersediaan BBM itu sering kali terjadi di SPBU POTA,kadang Ketersediaan BBM yang terbatas itu memakan waktu  1 Hari, 2 Hari bahkan Sampai 3 Hari tidak adanya Ketersediaan BBM itu sendiri di SPBU POTA.

Tegas, Ketua Umum GEMPAR-MATIM ( Muhammad Asgar ) Menyatakan "Permasalahan Ketersediaan BBM Terbatas ini Jangan Ada lagi. SPBU POTA harus bertanggungjawab dalam hal ini slalu melayani Kebutuhan BBM untuk para Nelayan, Petani dan Konsumen Lainnya".

Maka dari itu kami dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat-Manggarai Timur ( GEMPAR-MATIM ) Menyatakan Sikap ;

1. Mendesak SPBU POTA, Perbaiki Sistem Pelayanan Terhadap Konsumen.
2.Mendesak SPBU POTA,Ketersediaan BBM setiap hari Slalu Ada.
3. Mendesak SPBU POTA, Stop Ketersediaan BBM Terbatas.
4. Mendesak SPBU POTA, Jangan Mempersulit  Masyarakat Dalam Pembelian BBM Khususnya Nelayan,Petani Dan Konsumen Lainnya.
5. Mendesak SPBU POTA, Sesuaikan Takaran Pengisian dengan Angka Rupiah.
6. Mendesak SPBU POTA Untuk Tertipkan Pembelian Eceran Liar.
7. Mendesak Pihak PT.PERTAMINA untuk melakukan Uji Tera Kembali pada Mesin SPBU POTA.
8. Mendesak SPBU POTA, Evaluasi Seluruh Pegawai yang Berkerja Di  SPBU POTA.

Ahmad Selaku Jenderal Lapangan mengatakan dengan Tegas, "Jika hal ini tidak diindahkan oleh SPBU POTA  maka kami akan ada Aksi berkelanjutan bersama Masyarakat baik itu Nelayan Petani dan Konsumen lainnya".

Jenderal Lapangan, AHMAD.
Rabu,16 September 2020.

Sedang Populer